Tugas Etika Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi

Download

Minggu, 25 Mei 2014

On Minggu, Mei 25, 2014 by Kelompok 3 in    No comments


Bomb yang satu ini bukan sembarang bomb yang akhir-akhir ini beritanya sering kita dengar di berbagai media massa. Bomb ini akan ditempatkan atau dikirimkan secara diam-diam pada suatu sistem komputer yang menjadi target dan akan meledak bila pemicunya diaktifkan. Berdasarkan pemicu yang digunakan, Logic bomb dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu software bomb, logic atau condition bomb, time bomb. Software bomb akan meledak jika dipicu oleh suatu software tertentu, dan Logic atau kondition bomb akan meledak jika memenuhi suatu kondisi tertentu, sedangkan time bomb akan meledak pada waktu yang telah ditentukan. Akibat yang ditimbulkan oleh logic bomb umumnya cukup fatal. Dan seperti layaknya sebuah bomb, logic bomb hanya dapat dicegah sebelum meledak.

Contoh pada kasus ini adalah seperti yang dilakukan oleh Donald Burleson seorang programmer perusahaan asuransi di Amerika. Ia dipecat karena melakukan tindakan menyimpang. Dua hari kemudian dia mengirimkan sebuah logic bomb yang bekerja secara otomatis dan mengakibatkan kira-kira 160.000 catatan penting yang terdapat pada komputer perusahaan terhapus. 

Dalam kasus lainnya, seorang asing yang berada di Simla, India, selama hampir tiga puluh tahun membuat sistem dan sistem ini diperkenalkan kepada Dewan Perumahan Simla dengan imbalan dapat membeli tanah dengan harga yang lebih rendah. Ketika ia membuat aplikasi itu dan ditolak dengan alasan bahwa sistem itu hanya tersedia untuk warga negara India. Dia memutuskan untuk membalas dendam. Akibatnya ia mengirim ribuan mail kepada Dewan Perumahan Simla dan berulang terus mengirim e-mail sampai server mereka down.



0 komentar:

Posting Komentar